Balita Tewas Tanpa Kepala Di Samaringa

Tim Forensik Mabes Polri Diterjunkan

IN
Oleh inilahcom
Selasa 18 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Samarinda - Tim Forensik dari Mabes Polri akan melakukan autopsi ulang jasad Yusuf Ahmad Ghazali (4), balita yang tewas mengenaskan tanpa kepala dan tangan.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Budiman menjelaskan, proses pemeriksaan forensik yang dibantu oleh tim Dokter RSUD AW Sjahranie Samarinda. Namun pemeriksaan tersebut hanya untuk memastikan identitas jasad.

"Pemeriksaan forensik kemarin, untuk memastikan DNA korban, dan saat ini dilakukan autopsi untuk lebih mendalami lagi penyebab kematiannya," kata Arief kepada wartawan.

Keputusan autopsi telah disepakati oleh pihak kepolisian dan keluarga. "Mungkin dari tulang saja mereka (tim forensik) bisa mengetahuinya penyebab kematian. Mereka ahlinya," katanya.

Diketahui kasus kematian balita malang yang sempat menghebohkan warga Samarinda, Yusuf Ahmad Ghazali, menunjukkan titik terang setelah pihak kepolisian menerima hasil pemeriksaan DNA dari Puslabfor Mabes Polri.

Dari hasil tersebut, dua orang bernisial SY (52) dan ML (26) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Samarinda Ulu, dengan dakwaan lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, berdasarkan pasal 359 KUHP dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun penjara.

Meski pihak kepolisian sudah menetapkan tersangka pada kasus tersebut, namun orang tua korban masih terus berupaya untuk mencari titik terang penyebab kematian putranya.[Ivs].

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA