Pemerintah Diharapkan Bijak Sikapi Virus Corona

WN
Oleh Willi Nafie
Rabu 19 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Wabah virus Covid-19 atau Corona setidaknya membuat panik masyarakat di Indonesia khususnya para pelaku usaha di tanah air. Kejadian tak mengenakan menimpa Neela (40) seorang pengusaha properti yang bergerak dalam bidang penyewaan apartemen bagi para pekerja dari luar negeri.

Neela mengalami kerugian lantaran penyewa apartemen miliknya merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China yang sehari-hari bekerja di Multinational Corporate. Kejadian bermula saat, Penyewa apartemen pulang ke China pada tanggal 6 Januari disaat libur Imlek dan kembali pada tanggal 4 Februari.

Pihak apartemen Roseville SoHo & Suite BSD Tangerang Panik dan langsung mendatangi kamar WNA tersebut pada Jumat 14 Februari 2020. Sekembalinya dari China penyewa apartemen milik Neela tidak menunjukan gejala sakit dan suhu tubuh penyewa apartemen normal.

"Sudah 12 hari di Indonesia, artinya dia baik-baik saja dan tidak terjangkit virus corona, sebagaimana keterangan masa observasi dan inkubasi virus corona sekitar 14 hari," kata Neela, Rabu (19/2/2020).

Selanjutnya, pada Senin 16 Februari 2020 WNA China Penyewa Apartemen milik Neela diusir begitu saja oleh pihak pengelola apartemen. Kemudian Neela sebagai pemilik unit apartemen pun ikut diintimidasi dengan cara ditelpon berkali-kali dan diancam akan dilaporkan ke Departemen Kesehatan hingga ke Polisi.

"Pihak pengelola gedung tidak ada pre caution atau informasi apa-apa Tentang corona, di apartemen tersebut banyak sekali WNA yang menjadi penghuni apartemen," tuturnya.

Atas kejadian ini, Neela merasa dirugikan. Neela berharap pihak pengelola dan pemerintah Indonesia bisa berhati-hati namun juga tetap bijaksana dalam menyikapi virus corona.

"Kita harus memiliki rasa empati sebagai sesama manusia, walau berbeda suku bangsa, kita jangan menuduh dan bertindak berlebihan apalagi tanpa memiliki bukti yang cukup" ucap Neela.

Menurut Neela sikap yang kurang tepat dari pelaku usaha dan jasa dalam menyikapi virus corona akan berdampak negatif terhadap iklim ekonomi di Indonesia. "Hubungan dagang dan investasi antara Indonesia dan china sangat erat," tukasnya. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA