14 Calon Independen di Jatim Berpotensi Muncul

IN
Oleh inilahcom
Rabu 19 Februari 2020
share
(beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Sesuai dengan Peraturan KPU nomor 16 tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020, KPU Jatim memastikan mulai 19 Februari-23 Februari 2020 merupakan tahapan penyerahan dukungan bagi bakal pasangan calon dari jalur perseorangan.

"Pada empat hari pertama, dijadwalkan mulai pukul 08.00-16.00, sedangkan untuk hari terakhir penyerahan dilaksanakan mulai pukul 08.00-24.00," kata Ketua KPU Jatim, Choirul Anam kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Menurut dia, dari pantauan KPU Jatim di 19 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan di Jawa Timur, sebanyak 14 kabupaten/kota di antaranya berpotensi ada pasangan calon perseorangan dan lima di antaranya kemungkinan tidak ada calon perseorangan.

"Hal ini terlihat dari bakal pasangan calon perseorangan yang sudah mengambil akun silon (sistem informasi Pencalonan), mengingat dalam proses pemenuhan dukungan semua bakal calon perseorangan wajib untuk mengunggahnya dalam aplikasi tersebut," jelasnya.

Sebanyak 14 kabupaten/kota yang berpotensi memiliki bakal calon perseorangan diantaranya Banyuwangi dua bakal pasangan calon perseorangan, Kabupaten Blitar dua bakal pasangan calon perseorangan, Jember dua, Kediri tiga, Kota Blitar tiga, Kota Surabaya enam, Lamongan dua, Malang satu, Mojokerto empat, Ngawi satu, Pacitan satu, Ponorogo satu, Sidoarjo empat dan Tuban satu.

Sementara lima daerah yang berpotensi tidak ada calon perseorangan adalah Gresik, Kota Pasuruan, Situbondo, Sumenep dan Trenggalek.

"Kami berharap dalam penyerahan dukungan tersebut bisa dilakukan di awal awal waktu yang sudah ditetapkan untuk lebih mengoptimalkan pelayanan penyelenggara. Insya Allah 19 KPU kabupaten/kota di Jawa Timur sudah sangat siap untuk menerima penyerahan dukungan dari semua bakal calon perseorangan," tuturnya.

Dalam proses penyerahan dukungan, lanjut dia, KPU tidak serta merta menyatakan dukungannya memenuhi syarat atau tidak, mengingat jumlah syarat minimal dukungan yang cukup besar.

KPU kabupaten/kota memiliki waktu mulai 19 Februari-26 Februari untuk melakukan pengecekan jumlah dukungan dan sebaran terhadap dokumen dukungan yang diterima.

"Setelah dinyatakan memenuhi syarat, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan verifikasi administrasi dan kegandaan mulai 27 Februari sampai 25 Maret 2020 untuk kemudian dilakukan verifikasi faktual di tingkat desa/kelurahan," jelasnya.

Selain melakukan tahapan penyerahan dukungan untuk calon perseorangan, 19 KPU kabupaten/kota di Jawa Timur juga sedang melaksanakan Tahapan Pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk 4.789 Desa atau Kelurahan. Total kebutuhan personel PPS di Jawa Timur sejumlah 14.367 personel.

Pendaftaran untuk menjadi anggota PPS sudah dibuka mulai 18-24 Februari 2020. Beberapa syarat untuk menjadi anggota PPS di antaranya, berusia paling rendah 17 tahun, pendidikan SLTA atau sederajat, bukan anggota parpol paling tidak 5 tahun terakhir, berdomisili dalam wilayah kerja PPS, sehat jasmani dan rohani. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA