Bursa Saham Asia Berakhir Variatif

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Kamis 20 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Shanghai - Saham di Asia bervariasi dalam perdagangan Kamis sore (20/2/2020), dengan China memangkas suku bunga pinjaman (LPR) karena negara itu bergulat dengan dampak ekonomi dari wabah virus Corona yang sedang berlangsung.

Saham China Daratan naik pada sore hari, dengan komposit Shanghai naik sekitar 0,5%. Komposit Shenzhen juga naik 1,031% sedangkan komponen Shenzhen naik 1,26%. Indeks Hang Seng Hong Kong, di sisi lain, tergelincir 0,81%.

Dalam sebuah langkah yang sebagian besar sesuai dengan harapan, People's Bank of China mengumumkan pengurangan suku bunga pinjaman Kamis hari ini. LPR 1-tahun berkurang 10 basis poin, sedangkan LPR 5-tahun mengalami pengurangan 5 basis poin. Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah PBoC mengurangi suku bunga untuk pinjaman jangka menengah.

Di tempat lain, saham di Jepang naik. Nikkei 225 menumpahkan kenaikan sebelumnya tetapi tetap di wilayah positif karena diperdagangkan 0,32% lebih tinggi.

Dengan saham indeks kelas berat dan konglomerat Softbank Group melonjak 2,95%. Indeks Topix juga naik 0,21%. Kospi Korea Selatan adalah 0,71% lebih rendah.

Saham-saham di Australia mencatat kenaikan karena indeks ASX 200 naik 0,29%. Pergerakan itu terjadi ketika rilis sebelumnya menunjukkan tingkat pengangguran Australia naik secara musiman di Januari.

Data dari Biro Statistik Australia menunjukkan tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman di Januari naik menjadi 5,3% dari pembacaan 5,1% pada bulan Desember.

Setelah rilis itu, dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6641 setelah melihat tertinggi sebelumnya di $ 0,6696 seperti mengutip cnbc.com.

Saham maskapai Qantas melonjak lebih dari 5% setelah perusahaan mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka menyesuaikan kapasitasnya dengan Asia hingga setidaknya akhir Mei. Perubahan itu terjadi di tengah wabah koronavirus yang sedang berlangsung, situasi yang menurut maskapai itu "sedang berlangsung dan prospeknya tidak pasti."

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang lebih rendah 0,57%.

Semalam di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Composite menyentuh rekor tertinggi. Indeks luas ditutup 0,5% lebih tinggi pada 3,386.15 sementara Nasdaq menambahkan sekitar 0,9% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 9.817,18.

Dow Jones Industrial Average juga naik 115,84 poin menjadi ditutup pada 29.348,03.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 99,695 setelah menyentuh level terendah sebelumnya di 99,528.

Yen Jepang diperdagangkan pada 111,38 per dolar setelah melihat pelemahan tajam kemarin dari level di bawah 110,4.

Harga minyak lebih tinggi pada sore hari jam perdagangan Asia, dengan patokan minyak mentah berjangka internasional Brent naik 0,14% menjadi US$59,20 per barel. Minyak mentah berjangka AS naik 0,34% menjadi US$53,47 per barel.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA