Polres Bentuk Tim Telisik Penyebar Hoaks

IN
Oleh inilahcom
Jumat 21 Februari 2020
share
Kasat reskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantasson - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jember - Kasat reskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantasson mengatakan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menelusuri penyebaran kabar bohong (hoaks) mengenai penculikan anak.

"Siapa penyebarnya kami akan telusuri melalui media sosial sehingga sampai ke masyarakat luas," katanya, Kamis (20/2/2020)

Menurut Jumbo, berita penculikan itu massif sehingga seakan-akan nyata. Masyarakat diminta agar tetap waspada, tanpa harus termakan oleh hoaks. Sampai saat ini ada tiga laporan mengenai kabar penculikan di Jember.

"Tapi bisa kami patahkan semua," katanya.

Jumbo meminta kepada masyarakat agar tak terburu-buru menyebarkan kabar mengenai dugaan penculikan tanpa konfirmasi. "Karena jika itu meresahkan masyarakat dan orang lain, tentu ada konsekuensi hukumnya," katanya.

Namun Jumbo tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga anak masing-masing. "Jangan lepas dari pengawasan," katanya.

Jember beberapa kali dihebohkan kabar palsu tentang penculikan anak. Terakhir adalah peristiwa di SD Negeri Jember Lor 1. Ada anak yang mengaku didekap orang tak dikenal. Namun setelah diselidiki dan diklarifikasi polisi, yang terjadi adalah kesalahpahaman. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA