Aksi 212 Dipuji Tapi Disayangkan Ada "Melenceng"

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 22 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Cendikiawan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Nur Ahmad Satria (NAS), mengatakan aksi 212 mengangkat isu tentang berantas mega korupsi selamatkan NKRI merupakan aksi yang paling baik dan mendidik sehingga layak untuk diapresiasi apalagi berlangsung tertib.

"Saya berharap isu isu semacam pemberantasan korupsi, cinta NKRI terus digelorakan oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam aksi 212 dari pada mengangkat isu isu agama dan politik," kata NAS, Sabtu (22/2/2020).

Namun, sangat disayangkan ditengah proses aksi unjuk rasa muncul isu-isu yang dianggap tidak tepat sasaran. Seperti mendesak Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk turun dari jabatannya serta lengserkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Aksi tadi ada yang disayangkan dengan munculnya isu isu yang tidak tepat sasaran seperti pelengseran jokowi dan ahok. Kalau isu isu korupsi di gelorakan terus secara istiqomah tidak mustahil kalau nantinya kelompok yang tergabung dalam aksi 212 akan kembali mendapatkan simpati dari masyarakat," tuturnya.


Diketahui, Perkumpulan Alumni 212 bersama Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama, menggelar aksi bertajuk "Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI" di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Dalam aksi ini massa menyoroti kasus dugaan suap PAW anggota DPR, melibatkan caleg PDIP Harun Masiku dan komisioner KPU Wahyu Setiawan. Serta kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA