Mustahil Aksi 212 Konsisten Angkat Isu Korupsi ?

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 22 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Cendikiawan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Nur Ahmad Satria (NAS), menilai isu tentang berantas mega korupsi selamatkan NKRI, yang diangkat dalam aksi 212 Jumat (21/2/2020), bukan lah isu utama yang menjadi target massa aksi.

"Namun target utamanya adalah membangun opini publik bahwa rezim (Jokowi) ini tidak layak untuk diteruskan," kata NAS, Sabtu (22/2/2020).


Apalagi pasca rilis hasil survei Indo Barometer yang mengatakan kepuasan terhadap kinerja 100 hari kerja Presiden Jokowi priode pertama. Dimana tingkat kepuasannya mencapai 70,1 persen, dengan 12,3 persen sangat puas dan 57,8 cukup puas.

"Sehingga mereka menganggap perlu counter wacana atau membuat narasi tandingan yang mengatakan sebaliknya Sehingga berharap untuk konsisten mengangkat isu korupsi hanyalah sesuatu yang mustahil," tuturnya.


Diketahui, Perkumpulan Alumni 212 bersama Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama, menggelar aksi bertajuk "Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI" di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Dalam aksi ini massa menyoroti kasus dugaan suap PAW anggota DPR, melibatkan caleg PDIP Harun Masiku dan komisioner KPU Wahyu Setiawan. Serta kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA