Tanggul Jebol, Sawah 30 Hektar 'Habis' Terendam

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 22 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Klaten - Sekitar 30 Hektar sawah padi di Desa Mlese, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah 'habis' terendam banjir akibat Tanggul Sungai Mlese sepanjang enam meter jebol, Jumat (21/2/2020) malam.

Tak hanya itu, jalan penghubung Dukuh Jombor (Desa Jabung)-Desa Mlese tak dapat dilewati karena ikut terendam. Kepala Dusun (Kadus) I Mlese, Rebino menjelaskan, tanaman padi yang terendam air Sungai Mlese sudah berumur 20 hari-45 hari. Hal itu menyebabkan kerugian mencapai Rp120 juta.

"Sebelum tanggul jebol itu, hujannya memang lebat sekali. Hujan sejak pukul 14.00 WIB. Jika tak segera surut dalam waktu satu pekan, tanaman padi yang terendam pasti gagal panen. Ini saja, kondisi tanaman padi pasti akan layu. Pertumbuhannya sudah tidak optimal. Kerugian per hektare berkisar Rp4 juta," ucapnya.

Jebolnya tanggul disebabkan hujan deras yang mengguyur daerah setempat selama berjam-jam. Di samping itu, sedimentasi di Sungai Mlese dinilai sudah parah. Tumpukan tanaman krangkungan dan sampah di beberapa lokasi juga menyebabkan aliran air tak lancar.

Aliran air Sungai Mlese tidak dapat mengalir dengan baik ke arah Sungai Birin yang menjadi anak Sungai Dengkeng. Hal itu belum termasuk tindakan para petani yang melubangi tanggul dengan ukuran kecil di musim kemarau.[Ivs].

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA