DPR:Kemenperin Wajib Dorong Industri Turunan Timah

IN
Oleh inilahcom
Minggu 23 Februari 2020
share
Anggota Komisi VI DPR, Sondang Tiar Debora Tampubolon

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR, Sondang Tiar Debora Tampubolon menyayangkan harga timah nasional sangat tergantung dunia. Akibatnya, pemerintah perlu menumbuhkan industri turunannya.

Dalam rilis di Jakarta, Sabtu (22/2/2020), Sondang mengemukakan, fluktuasi harga timah menjadi salah satu faktor penyebab industri timah di Bangka, Babel, mengalami kerugian pada 2019.

Untuk itu, ujar dia, Kementerian Perindustrian (Kemepnerin) didesak lebih memperhatikan sektor industri yang akan dimajukan, seperti membuat industri turunan timah. "Timah kita itu adalah industri terbesar di dunia setelah China. Tetapi, karena terdampak oleh naik turunnya harga komoditas, akhirnya mereka mengalami kerugian pada tahun 2019," katanya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mendorong peta jalan sektor industri dapat fokus terhadap industri yang berdaya saing sehingga Indonesia memiliki produk unggulan yang bisa menembus dan bersaing di pasar ekspor.

Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mendorong berbagai pihak meningkatkan hilirisasi timah. "Timah kita ini produksinya adalah kedua terbesar di dunia, namun pemanfaatannya di dalam negeri hanya 3 persen saja, sementara 97 persen sisanya diekspor," katanya.

Ia mengemukakan, Komisi VII DPR akan mengupayakan peningkatan hilirisasi dengan mengembangkan industri berbasis timah di sejumlah daerah produksi, seperti Provinsi Babel. "Pabrik-pabrik yang berbahan baku timah harus ada di Indonesia, sehingga pemanfaatan timah akan jauh lebih baik nilai tambahnya," katanya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA