Survei Indo Barometer yang Tuai Kontroversi

WN
Oleh Willi Nafie
Senin 24 Februari 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga Survei Indo Barometer kembali merilis hasil surveinya, Minggu (23/2/2020). Salah satu hasil surveinya merilis mengenai tingkat kesukaan masyarakat terhadap Presiden RI Pertama Sukarno hingga Presiden Ketujuh, Jokowi.

Hasil survei tersebut menempatkan, bahwa Presiden Jokowi merupakan Presiden yang paling disukai rakyat. Bahkan lebih disukai rakyat dibadingkan Presiden Sukarno. Survei itu pun menunai kontroversi dan komentar beragam.

Salah satunya datang dari Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar.

"Nanggung ini. Kalau bawa2 tokoh pemimpin lama sekalian masukin nama Prabu Hayam Wuruk, Sisingamangaraja, Raja Mulawarman, Sri Jayanegara, Empu Sendok dll biar puas," tulis akun Twitter @renandabachtar, dikutip Senin (24/2/2020).

Sementara itu netizen beramai-ramai langsung mengomentari akun Twitter @renandabachtar, berikut komentarnya ;

@Indrawan1993 : Tambahin lg gajah mada

@mulyana_raf : Tambahan sekalian prabu siliwangi

@safirasafifra : Survei ngaur. Untuk apa membandingkan Soekarno dengan Jokowi. Memangnya mereka selevel

@rhesya_s25 : Metode-nya banyak yg salah... Sampel-nya ga kredibel

[fad]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA