Munas Peradi Akan Digelar dengan Sistem Digital

WN
Oleh Willie Nafie
Senin 24 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) di bawah kepemimpinan Juniver Girsang, bakal menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke tiga pada, 28 Februari hingga 2 Maret 2020.

"Perlu diketahui, bahwa Munas ini akan dilaksanakan dengan sistem digital. Jadi para peserta akan diberikan kartu, yang nantinya akan digunakan untuk akses masuk dan untuk voting," ujar Ketua pelaksana, Patricia Lestari, Senin (24/2/2020).

Dia menjelaskan, nantinya untuk bisa memasuki area Munas, peserta harus memiliki akses berupa card. Adapun akses tersebut bakal digunakan untuk voting Ketua PERADI karena didesain khusus dengan barcode.

"Sistematika penggunaan kartu peserta dan tatacara dalam Munas ketiga ini akan kita jelaskan, sekaligus kita peragakan cara penggunaannya pada hari H nanti," jelasnya.

Dengan card barcode peserta akan menggunakan hak suaranya secara e-voting serentak, dengan menggunakan handphone masing-masing, atau tablet yang disediakan oleh panitia. Adapun yang ikut mencalonkan diri sebagai Ketua PERADI ada 4, yakni Juniver Girsang, Harry Ponto, Fatra M Zen, dan Hassanudin Nasution.

"Rekapitulasi jumlah suara akan langsung ditampilkan atau real time pada layar besar (LED screen) yang disiapkan," urai dia.

Patricia juga menambahkan, bahwa setiap calon Ketua Umum akan diusung oleh minimal 3 Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Saat ini, panitia pelaksana telah mengantongi beberapa nama yang akan dicalonkan menjadi Ketua Umum PERADI.

Sementara syarat menjadi calon Ketua Umum Peradi, adalah sudah menjadi advokat selama 10 tahun, menjadi pengurus, dan minimal didukung 3 DPC.

"Nama-nama calon Ketua Umum yang telah masuk ke kami saat ini, yakni Juniver Girsang, Harry Ponto, Fatra Sen dan Hassanudin Nasution. Para peserta akan memilih Ketua Umum secara digital. Jumlah peserta yang sudah mendaftar saat ini mencapai 700 orang. Berdasarkan target, peserta akan mencapai 1000 orang," tuturnya. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA