Efek Virus Corona, IHSG Ambruk di Akhir Pekan

IN
Oleh inilahcom
Jumat 28 Februari 2020
share
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan, ditutup melemah. Dipicu kekhawatiran pasar terhadap meluasnya wabah Virus Corona alias COVID-19.

IHSG ditutup melemah 82,99 poin, atau 1,5% ke posisi 5.452,7. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 13,23 poin, atau 1,48% menjadi 879,53. "Sentimen pelemahan indeks masih sama seperti sebelumnya, tentang makin maraknya penyebaran Virus Corona di luar China," kata analis Indopremier Sekuritas di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Kendati demikian, lanjutnya, berkaca pada indeks global dan regional yang juga turun dalam maka, pelemahan IHSG dinilai wajar. Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham. IHSG bahkan sempat terkoreksi hingga lebih dari 4% pada penutupan sesi pertama perdagangan.

Secara sektoral, seluruh sektor terkoreksi dimana sektor aneka industri turun paling dalam yaitu minus 5,85%; diikuti sektor pertanian dan sektor konsumer masing-masing minus 4,21% dan minus 3,17%.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau "net foreign sell" sebesar Rp17,17 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 474.250 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,55 miliar lembar saham senilai Rp9,27 triliun. Sebanyak 90 saham naik, 330 saham menurun, dan 104 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 805,2 poin atau 3,67% ke 21.143, indeks Hang Seng melemah 648,7 poin, atau 2,42% ke 26.129,9, dan indeks Straits Times melemah 99,83 poin, atau 3,21% ke 3.011,87.[tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA