KPK Telusuri Aliran Uang Eks Sekretaris MA Nurhadi

IN
Oleh inilahcom
Selasa 03 Maret 2020
share
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan aliran uang kepada Nurhadi serta menantunya Rezky Herbiyono dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Tiga orang jadi saksi untuk menelusuri aliran uang tersebut. Mereka yakni Direktur PT. Fortune Mate Tbk Aprianto Soesanto, Direktur Utama PT Multi Bangun Sarana Donny Gunawan dan Direktur Utama PO Jaya Utama Handoko Sutjitro.

"Penyidik mendalami keterangan para saksi terkait dengan adanya dugaan aliran uang kepada tersangka Nuhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Senin (2/3/2020) malam.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Ketiganya yakni Nurhadi, Rezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto. Nurhadi dijerat sebagai tersangka karena yang bersangkutan melalui Rezky Herbiono, diduga telah menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

Tercatat ada tiga perkara sumber suap dan gratifikasi Nurhadi, pertama perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua sengketa saham di PT MIT, dan ketiga gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Diketahui Rezky selaku menantu Nurhadi diduga menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu. Cek itu diterima saat mengurus perkara PT MIT vs PT KBN.

Ketiganya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran kerap mangkir saat dipanggil baik sebagai saksi maupun tersangka. Meski demikian, ketiganya tengah mengajukan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan.[Ivs].

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA