Awas! Korlantas Akan Tindak Truk Over Dimensi

MY
Oleh Muhamad Yusuf Agam
Senin 09 Maret 2020
share
 

NILAHCOM, Jakarta - Korlantas Polri mencatat angka pelanggaran lalu lintas di tahun 2019 mencapai 1 juta 300 ribu. Dari Angka ini, sebanyak 136 ribu salah satunya dipicu oleh muatan berlebihan oleh truk-truk yang melintas di jalan raya atau jalan tol.


Oleh karena itu, bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR dan instansi terkait, Korlantas Polri sepakat untuk menindak kendaraan truk-truk yang over dimensi dan overload di jalan tol.

Hari ini, Kakorlantas Polri Irjen Istiono dan sejumlah instansi terkait dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian PPUR melakukan pengecekan di Gerbang Tol Tanjung Priok 1, Jakarta Utara, Senin (9/3/2020).

"Awal dari pelanggaran di sini yang terjadi di sini adalah perlambatan selain overload juga perlambatan di jalan tol dan di ruas-ruas jalan arteri. Inilah yang menyebabkan kecelakaan masal dan kecelakaan fatal. Oleh karena itu, pelanggaran ini harus kita kikis dari awal tentang overdimensi dan overload," kata Irjen Istiono.

Dari data itu, Korlantas dan instansi terkait sepakat untuk melakukan penindakan tegas terhadap truk-truk yang membawa barang over dimensi dan overload. Ia mengingatkan agar pengusaha truk tak main-main saat mengirimkan barang dalam keadaan over dimensi dan overload.

"Nah intinya kita ketemu penegakan hukum secara lintas sektor sangat bagus serentak. Dan baru pertama kali ini dilakukan secara serentak. Data dari CMP sebenarnya dari 2014 sudah melakukan penindakan tapi nampaknya kurang nendang. Kita dukung tapi ndak nendang bro, sekarang kita lakukan sama-sama, coba, mudah-mudahan nendang," jelasnya.

Korlantas Polri, lanjut Istiono, fokus pada penindakan hukum di lapangan. Untuk truk yang membawa over dimensi akan dikenai Pasal 277 dengan ancaman pidana satu tahun.

"Dendanya Rp 24 juta. Kalau overload mungkin bisa ditilang, tapi kalau overdimensi, saya berharap mulai sekarang pengusaha dan industri sudah memotong kelebihannya itu," sambung dia.

Masalah over dimensi dan overload ini bukan hanya mengakibatkan kecelakaan, namun membuat jalanan rusak. Oleh karena itu, nantinya Kemenhub dan instansi terkait akan membuat kebijakan yang harus dipatuhi pengusaha agar truk-truk yang melintas tidak membawa muatan over dimensi dan overload. [Ivs]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA