Kuras ATM Korban Rp 1 M, 4 Orang Dibekuk Polisi

HK
Oleh Happy Karundeng
Selasa 10 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta -Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakanSubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap empat orang terkait pancurian uang nasabah di ATM.

"Yang diamankan adalah DN (56), AR (26), MR (33) dan H (19) warga Sindrap kasus pencurian uang nasabah di ATM. Mereka ditangkap pada 5 dan 6 Februari 2020 di Jakarta dan daerah Pinrang Sulawesi Selatan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/3/2020)

Ia mengatakan dari 4 tersangka komplotan ini, ada 2 tersangka merupakan residivis berinisial DN dan AR.

"Sementara itu, otak pelaku berinisial M masuk daftar pencarian orang (DPO) yang berperan mencari mangsa," jelasnya.

Modus yang digunakan tersangka M (DPO) berpura-pura sebagai warga asing (Brunai) menjual handphone. Kemudian DN berpura-pura akan membeli handphone, lalu merayu A korban yang mengatakan bahwa M tidak mempunyai ATM Indonesia.

"DN menyakinkan korbannya A, akan memberi 15 persen dari transaksi. Karena korban tergiur, maka korban menunjukkan ATM," papar Yusri.

Setelah DN mengetahui jumlah saldo korban dan PIN, maka komplotan ini menukar ATM korban dengan ATM milik mereka.

"Mereka kuras isi ATM korban sebanyak Rp 1,1 miliar, kemudian ditransfer ke 24 ATM penampung," terang Yusri.

Komplotan ini membagi uang korban sesuai peranannya, ada yang mendapat Rp 260 juta, Rp 200 juta, Rp 67 juta dan Rp 8 juta. Sisanya buat M yang DPO.

"Barang bukti uang sisa hasil kejahatan yang berhasil diamankan sebanyak Rp 52 juta," tuturnya.

Tersangka dikenakan Pasal 30 ayat (3) jo Pasal 46 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 363 KUHP dan/atau pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau 56 KUHP dan/atau pasal 3, 4 dan 5 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.[adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA