Hari Ini, Rupiah dan IHSG Sama-sama Ambyar

IN
Oleh inilahcom
Jumat 13 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap mata uang asing sepanjang Jumat siang (13/2/2020), mengalami tekanan cukup serius. Ya, boleh dibilang masih ambyar.

Di mana, IHSG sempat terkoreksi 245 poin (5,02%) ke level 4.649. Namun pada penutupan, IHSG sedikit perkasa di posisi 4.907,57 poin. Diduga dampak membaiknya Wall Street.

Saat pembukaan, IHSG turun 218 poin (4,53%) ke level 4.673. Indeks LQ45 melemah 50 poin (6,6%) ke 718. Selanjutnya, BEI melakukan pembekuan perdagangan selama 15 menit lantaran terjadi penurunan 5%. Perdagangan kemudian dilanjutkan pukul 09:45: 33 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

Hingga sesi I berakhir, IHSG masih terus bergerak negatif. Sempat turun 245 poin (5,02%) ke level 4.649 dan indeks LQ45 melemah 48 poin (6,29%) ke level 721.

Perdagangan saham ditransaksikan 167.967 kali dengan nilai Rp 3,2 triliun. Sebanyak 38 saham positif, 359 saham negatif, dan 72 saham stagnan.

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 21.200,62 (-9,99%), NASDAQ ditutup 7.201,80 (-9,43%), S&P 500 ditutup 2.480,63 (-9,51%). Bursa saham AS ditutup melemah dan terburuk sejak market crash pada tahun 1987.

Diduga, penurunan pasar bursa negeri Paman Sam dipicu kekhawaturan pasar atas wabah Virus Corona serta rebahnya harga minyak dunia. Namun, kabar baik dari The Fed terkait penambahan likuiditas pasar senilai $500 miliar pada Kamis, serta penawaran repo US$1 triliun pada Jumat, menjadi angin segar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap US$melemah di perdagangan pasar spot Jumat (13/3/2020), sempat melewati level Rp14.800/US$. Selanjutnya ditutup Rp14.740/US$ di pasar spot. Atau melemah 1,59% dibandingkan penutupan kemarin. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA