https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   14 March 2020 - 07:40 wib

Ferdinand Demokrat ke Jokowi : Senyap Apanya Pak ?

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean,
menyoroti Presiden Joko Widodo,  terkait menangani wabah Virus Corona secara senyap agar tak menimbulkan kepanikan.


"Pak @jokowi, sprtinya penanganan yg senyap itu sesenyap informasi ke publik. Senyap krn minim sekali langkah konkret," cuit akun twitter
@FerdinandHaean2, dikutip Sabtu (14/3/2020).

Faktanya, lanjutan Ferdinan, penyebaran wabah virus corona makin meluas, ada korban meninggal serta korban terinveksi pun bertambah.

Sebab telah diumumkan  jumlah pasien positif Virus Corona bertambah menjadi 69 orang. Sebelumnya 34 orang. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal.

"Jadi yang senyap apanya pak?," tulis dia


Diketahui Presiden Jokowi memastikan penanganan corona di Indonesia dilakukan dengan serius serta turut melibatkan intelijen. Alasan bergerak senyap lantaran tidak ingin menciptakan rasa panik, ataupun keresahan di tengah masyarakat.

Padahal, sejumlah pihak menyebut undang-undang mewajibkan pengumuman sebaran wabah.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

40 Juta Warga Indonesia Sudah Vaksin ke-2

Hingga saat ini pemerintah telah memberikan vaksinasi Covid-19 terhadap 40.362.820 warga Indonesi
berita-headline

Viral

Ribuan Imigran Asal Timur Tengah di Puncak Belum Divaksin

Sedikitnya 1.400 orang para pencari suaka atau imigran asal Timur Tengah yang menetap di kawasan
berita-headline

Viral

Menag Sebut Vaksinasi di Pesantren Strategis

Program vaksinasi untuk para santri hingga saat ini masih terus berlanjut sebagai upaya mewujudka
berita-headline

Viral

Gelar Vaksinasi, Unwiku Rangkul Masyarakat Setempat

Universitas Wijayakusuma (UNWIKU) Purwokerto menggelar vaksinasi Covid-19 untuk mahasiswa dan mas
berita-headline

Viral

Vaksin Habis, Jokowi Tegaskan Minta ke Kemenkes

Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 hingga saat ini masih terus dilakukan pemerintah dengan membu