Pekan QRIS 2020 Wajib Bayar NonTunai Pakai QR Code

IN
Oleh inilahcom
Rabu 18 Maret 2020
share
(Foto: Humas Telkom)

TAHUKAH kamu jika mulai 1 Januari 2020 lalu, Bank Indonesia sudah mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran nontunai untuk menggunakan QR Code. Bahkan pada 9 sampai 15 Maret tengah digelar Pekan QRIS.

QRIS (dibaca Keris) merupakan akronim dari Quick Response (QR) Code Indonesian Standard.Artinya, QR Code ini merupakan standar yang harus digunakan saat bertransaksimenggunakan nontunai, baik oleh merchant maupun pengguna.

Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Pungky P. Wibowomengatakan jika QRIS menjadi standar pembayaran di Indonesia karena berdasarkan banyakpertimbangan. Terutama adalah karena kemudahan bagi pengguna maupun merchant.

"Dari segi konsumen, tidak harus membawa uang banyak, bisa menggunakan smartphonenya sebagai dompet elektronik untuk melakukan transaksi dari penyelenggara jasa sistempembayaran. Dengan menggunakan satu QRIS terkoneksi dengan satu sama lain," katanyadalam sebuah kesempatan.

Sedangkan manfaat bagi merchant adalah kemudahan pembayaran tagihan, retribusi, danpembelian barang secara nontunai. Selain patuh dan mengikuti program pemerintah,merchant juga tidak perlu menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) dalam jumlahbanyak. Pemandangan mesin EDC yang berderet di meja kasir, tidak akan terlihat lagi di masadepan jika QRIS sudah diterapkan.

Menurut data BI, saat ini sudah ada 1,6 juta toko yang mengadopsi QRIS. Bahkan platformfintech pun sudah mengadopsinya, mulai dari OVO, LinkAja, sampai Dana. Makanyadipastikan Pekan QRIS yang berlangsung lima hari ini diramaikan oleh merchant danpengunjung.

Pekan QRIS akan mengajak perbankan dan industri dan pemegang lisensi uang elektronik.Pameran ini akan mengedukasi pengguna dan merchant, khususnya menargetkan merekayang bersentuhan langsung dengan transaksi ritel.

"Di sini kami adakan sosialisasi above the line dan below the line, bukan hanya untukmasyarakat umum dan milenial, tapi juga segmen khusus, khusususnya tempat ibadah,sekolah universitas dan pasar tradisional. Kami ingin memberikan penjelasan dengan simple,mereka melihat lalu mempraktekkan," ujar Pungky.

Dalam perhelatan ini, aplikasi pembayaran buatan Metranet, QRen, juga ikut serta. AplikasiQRen dari Metranet yang merupakan entitas anak usaha Telkom ini ikut terlibat aktif untukmendukung Pekan QRIS di 18 kota. Mulai dari Bengkulu, Pangkal Pinang, Medan, Banda Aceh,Semarang, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, Tegal, Bandung, Makassar, Manado, Palu, Mamuju,Jayapura, Mataram, Banjarmasin, dan Samarinda.

"Kami telah berkoordinasi dengan tim dan menunjuk PIC di setiap kota tersebut. Kegiatanyang kami lakukan adalah memasang banner di tiap kota pada kantor Telkom, melakukan akuisisi merchant dan melakukan event bersama tim Bank Indonesia di wilayah itu," ujarDirektur Digital Business Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi.

QRen merupakan layanan yang menghubungkan merchant (penjual) dengan issuer (penerbitalat bayar) untuk memberikan kemudahan bagi pembeli dalam melakukan pembayaransecara mobile dengan dengan menggunakan teknologi QR (Quick Response) code.[Adv]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA