Masyarakat Diimbau Tidak Panik, Stok Beras Cukup

MY
Oleh M Yusuf Agam
Rabu 18 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, JAKARTA - Mabes Polri sudah selesai melakukan sidak di gudang beras di PT Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta. Usai mengecek ketersediaan beras di sana, Polri memastikan ketersediaan beras masih cukup hingga beberapa bulan ke depan bahkan hingga hari raya lebaran.

"Hari ini kita sengaja turun ke lapangan langsung untuk mengecek ketersediaan dari beras, kemudian gula untuk memastikan beberapa hari banyak sekali beredar hoax yang menyampaikan ada beberapa pasar pertokoan toko di DKI tutup," kata Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo di gudang beras PT Food Station, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

"Tapi setelah kami pastikan, semua menyatakan sampai hari ini buka seperti biasa," sambung dia.

Usai meninjau gudang beras itu, Komjen Listyo memastikan toko-toko beras di Jakarta tetap buka seperti biasa. Masyarakat di imbau juga agar tidak panik memborong bahan pokok itu karena sejauh ini stok masuk cukup.

"Masyarakat tak perlu takut dan panik karena ada info beredar pasar tertentu tak berani berjualan. Seluruh kegiatan baik hari ini, ke depan pasar akan tetap berjalan biasa," jelasnya.

Jenderal bintang 3 ini juga memastikan jika stok beras masih akan cukup hingga beberapa waktu ke depan. Dia menyebut alam waktu dekat Indonesia akan panen beras sehingga dapat dipastikan stok beras masih cukup.

"Tadi kita cek di gudang di pendistribusian ketersediaan stok beras dari hasil peninjauan kesimpulan dari rekan yang ada, stok beras sampai lebaran sangat cukup apalagi sebentar lagi akan panen raya. Tentunya disamping stok yang ada, dari Bulog nanti akan panen raya maka alhamdulillah beras akan sangat cukup," katanya.

Polri disebutnya akan terus mengawal ketersediaan bahan pangan terutama beras ini. Polri juga tidak segan-segan melakukan penindakan hukum jika terbukti ada kelompok-kelompok yang menimbun beras.

"Kalau stok cukup dan di lapangan terjadi kelangkaan tentunya kita akan berikan sanksi. Saya nggak mau lagi ketemu ada yang numpuk itu, kita akan proses," pungkasnya. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA