Simpan Peledak, Polisi Tangkap Warga Pamekasan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 26 Maret 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pamekasan - Jajaran Polres Pamekasan, menangkap satu orang warga Desa Plakpak, Kecamatan Pagantenan, atas nama AS (inisial) karena kedapatan menyimpan, membuat dan memiliki bahan peledak.

Penangkapan tersebut bersamaan dengan giat Operasi Pekat Semeru 2020 yang digelar Polres Pamekasan, khususnya menjelang pelaksanaan puasa Ramadan 1441 Hijriyah. Tersangka ditangkap di Jl Raya Desa Plakpak, Pagantenan.

"Tersangka ditangkap Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pamekasan saat melaksanakan patroli dalam rangka Operasi Pekat Semeru 2020, khususnya di wilayah hukum Polres Pamekasan," kata Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah, Kamis (26/3/2020).

Pasca penangkapan, selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka. Sehingga ditemukan sejumlah barang bukti puluhan kilogram (kg) bahan peledak. "BB (barang bukti) yang diamankan di antaranya serbuk brown seberat 3 kg, serbuk handak 30 kg, potas seberat 22 kg, serta belerang seberat 16 kg," ungkapnya.

Akibat hal tersebut, tersangka terancam Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 12/DRT/1951 tentang kepemilikan suatu bahan peledak. "Berdasar pasal ini, tersangka diancam dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup, hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun penjara," pungkasnya. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA