Polres Trenggalek Modifikasi Mobil Desinfektan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 02 April 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Trenggalek - Polres Trenggalek modifikasi mobil patroli untuk penyemprotan desinfektan, agar terjangkau ke pelosok desa dengan kendaraan penyemprot desinfektan berukuran besar.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak membenarkan mobil patroli Polsek dimodifikasi untuk penyemprotan desinfektan agar sampai ke pelosok desa.

Polsek Dongko melakukan inovasi agar penyemprotan dilaksanakan secara menyeluruh, wilayah di kecamatan Dongko yang berbukit dengan medan terjal, sehingga kendaraan desinfektan ukuran tertentu bisa masuk wilayah.

"Semua warga mulai wilayah kota hingga pelosok, berhak mendapat perlindungan kesehatan yang sama, dalam hal ini penyemprotan desinfektan. Kesehatan Masyarakat adalah hukum tertinggi," katanya, Rabu (1/4/2020)

Dengan kondisi tersebut, satu unit mobil yang biasa digunakan patroli keamanan, oleh jajaran Polsek Dongko dimodifikasi menjadi mobil penyemprot desinfektan.

Lanjut Calvijn, dibagian belakang yang biasa digunakan tempat duduk anggota untuk patroli wilayah, dirubah menjadi tempat tandon air berukuran besar yang berisi cairan desinfektan. Kemudian, untuk penyemprotan menggunakan mesin pompa air yang disemburkan dengan dua alat penyemprot yang biasa digunakan untuk mencuci mobil.

"Cairan desinfektan yang digunakan sesuai standart, arahan dari dinas kesehatan," jelasnya.

Sambil melakuan penyemprotan, juga dilaksanakan sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19 melalui pengeras suara mobil patroli. Sosialisasi yang dilakukan diantaranya, diimbau agar sering-sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menggunakan masker.

"Sekaligus dilakukan sosialisasi keliling oleh Tiga pilar yang ada," ungkap Calvijn.

Sosialisasi dengan cara keliling hingga ke pelosok sambil penyemprotan desinfektan ini, bisa dipahami oleh masyarakat utamanya yang berada di kawasan pelosok. Sebab, sebagian besar wilayah di kecamatan Dongko ini minim sinyal jaringan komunikasi, maupun televisi.

"Sosialisasi juga sangat penting dilaksanakan di kasawan pelosok, agar warga disana bisa mengetahui cara menangkal penyebaran virus ini" tutupnya. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA