Corona Masuk Lapas? Dibawa Siapa Lewat Mana ?

IN
Oleh inilahcom
Kamis 02 April 2020
share
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Benny K Harman (BKH), mempertanyakan rencana pemerintah akan melepaskan puluhan ribu Napi narkotika yang hukumannya 10 tahun ke bawah dan telah menjalani 2/3 hukuman untuk mencegah wabah Covid-19 masuk Lapas.

"Apakah Covid sudah masuk Lapas? Siapa yg bawa, lewat mana? Hmmm, jangan2 ada udang di balik beleid ini. Rakyat Tanya," tulis akun Twitter
@BennyHarmanID, dikutip Kamis (2/4/2020).


Diketahui, sebanyak 30.000 lebih narapidana akan menghirup udara bebas lebih cepat terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus Corona atau Covid-19


Hal ini sebelumnya tercantum dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang pengeluaran Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.


Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Nugroho menyatakan dari usulan asimilasi dan hak integrasi 30 ribu Narapidana/Anak, anggaran negara untuk kebutuhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dipastikan mengalami penghematan. Penghematan anggaran itu bisa mencapai ratusan miliar.

"Penghematan anggaran kebutuhan WBP mencapai Rp 260 milyar, selain mengurangi angka overcrowding," kata Nugroho dalam keterangannya, Rabu (1/3/2020).


"Nominal tersebut merupakan hasil penghitungan dari 270 hari (April-Desember) x Rp 32.000,00 biaya hidup diantaranya makan, kesehatan, dan sebagainya. Pembinaan dikalikan 300.000 orang," sambungnya.


Nugroho menyebut, dari puluhan ribu Narapidana/Anak tersebut akan diusulkan asimilasi dirumah serta mendapat hak integrasi berupa pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat, khususnya yang masa 2/3 pidananya jatuh pada 1 April 2020 hingga 31 Desember 2020 serta tidak terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2019 dan bukan warga negara asing. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA