Saeful Bahri Didakwa Menyuap Wahyu Rp600 Juta

IN
Oleh inilahcom
Kamis 02 April 2020
share
eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wiraswasta Saeful Bahri didakwa menyuap eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan sejumlah SGD57.350 atau sekitar Rp600 juta.

Suap terkait dengan permohonan penggantian paruh waktu (PAW) caleg PDIP.

"Telah melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut, memberi atau menjanjikan sesuatu," kata jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ronald Ferdinand Worotikan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2020).

Perbuatan itu dilakukan Saeful bersama-sama dengan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina. Uang rasuah tersebut diberikan kepada Wahyu secara bertahap.

Fulus diberikan agar Wahyu mengupayakan KPU pusat menyetujui permohonan PAW PDIP dari Riezky Aprilia sebagai anggota DPR daerah pemilihan (Dapil)
Sumatera Selatan 1 kepada Harun Masiku. Perbuatan itu bertentangan dengan kewajiban Wahyu selaku anggota KPU periode tahun 2017-2022.

Saeful didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA