Kejagung Mulai Sita Aset Tanah Tersangka Jiwasraya

IN
Oleh inilahcom
Jumat 03 April 2020
share
 

INILAHCOM Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) memulai penyitaan aset tanah milik tersangka kasus dugaan korupsi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro. Kejagung mulai memasang plang penyitaan tanah hak guna bangunan (HGB) milik Benny sebanyak 340 persil di wilayah Bogor, Jawa Barat.

"Sejak Rabu 1 April 2020 kemarin, tim penyidik telah mulai melaksanakan kegiatan pemasangan tanda penyitaan atas sebagian tanah hak guna bangunan (HGB) yang disita," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2020).

Hari menambahkan, pemasangan plang penyitaan tertuang dalam surat izin dari Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, Nomor 10/Pen.Pid/2020/PN.Cib tertanggal 9 Maret 2020.

"(Plang penyitaan) Di Kecamatan Rumpin dan di Kecamatan Ciseeng Bogor. Terdiri dari 196 HGB atas nama PT Candra Tribina, 77 HGB atas nama PT Putra Marga Tapa, 67 HGB atas nama PT Smart Rexa Kharisma," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kasus Jiwasraya, Kejagung telah menetapkan enam tersangka, yaitu Benny Tjokro, Komisaris PT Hanson International Tbk, Heru Hidayat, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram), Hendrisman Rahim, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Hary Prasetyo, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), serta terakhir Direktur PT Maxima Integra bernama Joko Hartono Tirto. [fad]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA