Corona, Muhammadiyah Imbau Salat Tarawih di Rumah

FZ
Oleh Fadly Zikry
Sabtu 04 April 2020
share
Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau agar umat islam melaksanakan ibadah salat tarawih di bulan Ramadhan dirumah masing-masing, selama pandemi Covid-19 berlum mereda.

"Ibadah-ibadah lain seperti tarawih, jika sampai pada bulan Ramadan wabah Covid-19 masih belum reda, tunaikanlah di kediaman masing-masing. Begitu juga dengan ibadah-ibadah lain sebagaimana sholat Jumat ditunaikan dalam bentuk sholat Dzuhur di tempat masing-masing," kata Haedar dalam keterangannya, Jumat (3/4/2020).

Ia menambahkan, ibadah puasa Ramadan tetap wajib dilaksanakan untuk mereka yang mampu. Bagi yang sakit, tidak mampu, lebih khusus tenaga-tenaga kesehatan yang karena pertimbangan untuk kekuatan daya tahan tubuh dalam melayani pasien Covid-19, dibolehkan untuk tidak menunaikan puasa pada saat itu dan dapat mengganti dihari lain atau bagi yang sesuai syariat melakukan fidyah.

Haedar juga mengajak untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai bulan untuk muhasabah, bulan untuk menambah kekhusyukan diri, kesalehan diri, dan bermunajat kepada Allah agar bangsa Indonesia dan umat manusia di seluruh dunia diringankan dan dikeluarkan dari pandemi Covid-19.

"Berkaitan dengan idul fitri, dalam pandangan Islam ibadah sholat idul fitri di tanah lapang adalah Sunnah Muakkadah mengikuti jejak Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, tetapi apabila sampai bulan Syawal wabah Covid-19 masih juga belum mereda, maka menurut Tarjih Muhammadiyah kita tidak perlu menunaikan Sholat Idul Fitri," paparnya.

"Kegiatan-kegiatan lain, takbir keliling dan syawalan bahkan mudik juga tidak perlu dilakukan. Khusus berkaitan dengan mudik pertimbangkanlah protokol pemerintah juga pertimbangkanlah kondisi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Taala mengeluarkan kita dari musibah yang besar ini. Seraya dengan itu kita tetap bersyukur, sabar, tawakal, dan ikhtiar dalam menghadapi wabah Covid-19 ini sekaligus juga menjadikan diri kita sebagai insan yang beriman, bertaqwa dan beramal saleh untuk kebajikan orang banyak," tandas Haedar.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA