Pemerintah Ingatkan Bahaya DBD di Tengah Pandemi

MY
Oleh Muhammad Yusuf Agam
Selasa 07 April 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengingatkan masyarakat akan ancaman bahaya demam berdarah (DBD) jelang musim pancaroba. Yuri meminta masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan rumah.

"Mari bersama dengan keluarga kita berantas sarang nyamuk, karena ini adalah periode-periode musim pancaroba yang secara klasik akan disertai dengan munculnya kasus demam berdarah yang cukup banyak," kata Yuri, dalam tayangan langsung yang disiarkan melalui akun YouTube BNPB, Selasa (7/4/2020).

Yuri mengatakan bahaya DBD sama dengan virus corona. Lantaran bisa berdampak dengan kematian yang cukup tinggi.

"Kita harus menyadari bersama demam berdarah dan COVID-19 adalah sesuatu yang sangat rawan terjadi dan memiliki angka kematian yang cukup tinggi," ujarnya.

Yuri menegaskan masyarakat untuk tetap berada di rumah. Yuri menyarankan agar sementara waktu berkomunikasi melalui telepon.

"Oleh karena itu lebih baik di rumah tidak melakukan perjalanan kemanapun. Bukan hanya perjalanan ke kampung halaman tapi juga perjalanan ke rumah saudara dan handai tolan yang lain. Cukuplah berkomunikasi dengan alat komunikasi yang kita miliki," tuturnya. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA