Permenhub Akomodir Larang Mudik Mulai Digodok

IN
Oleh inilahcom
Rabu 22 April 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang menyiapkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) guna mengakomodir kebijakan larangan mudik Lebaran 2020.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melarang kegiatan mudik Lebaran 2020.

"Kementerian Perhubungan akan segera menyiapkan Permenhub yang mengatur pelarangan mudik termasuk sanksinya apabila melanggar aturan," ujar Adita, Rabu (22/4/2020).

Dalam penyusunan regulasi Permenhub turut melibatkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kepolisian dan sejumlah stakeholder terkait lainnya. Regulasi ini diterapkan kepada angkutan umum penumpang dan kendaraan pribadi.

Skenario yang akan disiapkan adalah pembatasan lalu lintas pada jalan akses keluar masuk wilayah, bukan penutupan jalan. Khusus bagi angkutan barang atau logistik di izinkan tetap beroperasi.

"Pelarangan dimulai pada 24 April 2020 secara bertahap, bertingkat dan berkelanjutan, dan mulai diberlakukan sanksi secara penuh pada 7 Mei 2020. Pelarangan mudik akan diberlakukan sampai dengan tanggal 2 Syawal 1441 H, dan dapat menyesuaikan dengan memperhatikan dinamika perkembangan Pandemi COVID-19," tuturnya.

Selain itu, pelarangan mudik juga berlaku untuk wilayah Jabodetabek dan wilayah-wilayah yang sudah ditetapkan untuk diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta wilayah yang masuk zona merah virus corona.

Larangan mudik ini tidak memperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek. Namun masih memperbolehkan arus lalu lintas orang di dalam Jabodetabek. Transportasi massal di dalam Jabodetabek seperti KRL juga tidak akan ditutup atau dihentikan operasionalnya. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA