Rencana Polisi Periksa Said Didu Wajar Bukan Aneh

IN
Oleh inilahcom
Jumat 01 Mei 2020
share
Muhammad Said Didu - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan rencana Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri akan memeriksa mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu merupakan hal yang lumrah.

"Polisi Periksa Said Didu Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik. Ini adalah proses hukum yang biasa dan wajar terjadi," tulis akun Twitter @FerdinandHaean2, dikutip Jumat (1/5/2020).

Untuk itu, lanjut Ferdinand tidak tepat apabila menilai soal rencana pemeriksaan terhadap Said Didu merupakan bentuk kriminalisasi.


"Bukan sesuatu yang harus dilihat sebagai sesuatu yang aneh apalagi dinilai kriminalisasi, tidak..!! Ini antara hak dan kewajiban hukum," tulis dia.


Adapun Said Didu bakal diperiksa oleh Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal Polri pada Senin, 4 Mei 2020. Dalam salinan surat bernomor S.Pgl/64/IV/Res.1.14/Ditipidsiber itu, Polri menggunakan Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE. Serta Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA