Habis Viral Marahi Petugas, Digelandang Polisi

IN
Oleh inilahcom
Rabu 06 Mei 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bogor - Setelah videonya memarahi petugas viral, Endang (44), yang mengamuk lantaran enggan memindahkan posisi duduk istrinya ke bangku belakang, kini harus berurusan dengan polisi.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Firman Taufik menjelaskan terdapat dua pasal yang dapat dikenakan. Pertama, yakni perbuatan yang tidak menuruti permintaan pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu menurut undang-undang akan dikenakan pasal 261 KUHP dengan hukuman penjara maksimal 4 bulan 2 minggu.

"Dan, Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dengan ancaman 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Tapi, itu tidak bisa ditahan karena hukumannya satu tahun," kata Firman.

Firman mengatakan, Endang tak mengindahkan permintaan petugas lapangan untuk mengakkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Padahal, para petugas telah mengantongi surat perintah.

Meskipun demikian, Firman menjelaskan, Endang mengakui telah melakukan perbuatan yang salah. Waktu itu, Firman menjelaskan, pria itu sedang khilaf. "(Setelah diperiksa) Dia tau kalo melakukan perbuatan yang salah. Dia khilaf," jelasnya.

Sebelumnya, seorang pengendara roda empat bernama Endang (44 tahun) mengamuk pada petugas di Simpang Empang, Kota Bogor Jawa Barat, Ahad (3/5). Ia mengamuk lantaran enggan memindahkan posisi duduk istrinya ke bangku belakang sesuai aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Saya gak terima, sampaikan ke Bima Arya. Ini prinsip hidup saya, sebaik laki-laki Muslim yang menghargai istrinya. Saya tidak mau memindahkan istri saya ke belakang. Saya tidur dengan istri saya, masa di mobil tidak, akalnya pakai," kata Endang dengan nada tinggi, dalam cuplikan video yang beredar di media sosial.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA