Moeldoko Apresiasi Open Donasi Bibit Pertanian

IN
Oleh inilahcom
Minggu 10 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Ketahanan pangan masyarakat terus dijaga 10 Rumah Aman dan Pustaka Bergerak di masa pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan lahan sekitar rumah, penguatannya difokuskan pada tanaman hortikultura.

"Penguatan ketahanan pangan tetap menjadi hal utama, apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini. Melalui Open Donasi Bibit Pertanian, masyarakat akan diajak berperan aktif dan mandiri menyediakan kebutuhan pangan sehatnya," ungkap Founder Pustaka Bergerak Nirwan Ahmada Arsuka.

Program Open Donasi Bibit Pertanian digulirkan di Galung, Banggae, Majene, Sulawesi Barat. Majene memang jadi sentra bagi beberapa produk pertanian, area ini memiliki sedikitnya 6 komoditi unggulan sektor pertanian pada 2013. Selain Padi Sawah, ada komoditi ubi jalar, jagung, kacang hijau, padi ladang, dan ubi kayu dengan luas lahan keseluruhan untuk komoditi mencapai 4.610 Hektar.

Secara teknis, masyarakat bisa menerapkan program Open Donasi Bibit Pertanian di tiap jengkal lahan. Komoditi Sayuran bisa mengoptimalkan fungsi dari pekarangan sehingga lebih mudah saat dibutuhkan.

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengapresiasi program Open Donasi Bibit Pertanian tersebur yang dinilainya sangat bagus dan menginspirasi. Karena warga akan semakin mandiri dan produktif di dalam memenuhi kebutuhan pangan.

"Di situ juga ada potensi bisnis dan value ekonomi menjanjikan. Program Open Donasi Bibit Pertanian ini bisa diterapkan di daerah lain," katanya. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA