BBM RI Super Mahal, Kocek Rakyat Ambyar Rp13,75T

IN
Oleh inilahcom
Senin 11 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Rakyat Indonesia seharusnya menikmati harga Bahan Bakar Minyak (BBM dengan harga murah. Imbas dari terjun bebasnya harga minyak mentah dunia. Tapi, nyatanya harga BBM masih mahal.

Sekjen GNPF-Ulama, Edy Mulyadi merasa heran dengan masih mahalnya harga BBM di Indonesia, sementara harga minyak dunia sudah terjun bebas. "Harga minyak dunia sudah terjun. Sejumlah negara sudah berkali-kali menurunkan harga BBM. Di Amerika saja, harga BBM setara premium hanya Rp2.500 per liter. Sementara di malaysia, BBM selevel pertamax cuman Rp4.420 per liter. Indonesia kok masih mahal?" tegasnya, Jakarta, Minggu (10/5/2020).

Kalau dilakukan perbandingan, lanjut mantan wartawan senior itu, harga BBM di Indonesia tergolong sangat mahal. Akibatnya, kantong rakyat Indonesia terkuras habis untuk memenuhi kebutuhan BBM. "Dalam dua bulan, rakyat Indonesia kelebihan bayar Rp13,75 triliun dari BBM yang kemahalan," paparnya.

Lalu siapa yang harus bertanggung jawab? Tegas sekali Edy menyebut rezim Joko Widodo, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati. "Sampai kapan penguasa dan Pertamina terus menerus merampok rakyat. Kalau memang tidak bisa membantu, jangan menyusahkan apalagi mendzalimi," tegas Edy.

Selanjutnya dia berpesan begini. "Jabatan dan kekuasaan yang kalian banggakan, pada saatnya akan berakhir. Takutlah kalian dengan azab Allah yang tak hanya di dunia tapi di akhirat," pungkas Edy. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA