Ahli Waris Gugat Pihak yang Klaim Lauw Ping Nio

IN
Oleh inilahcom
Senin 11 Mei 2020
share
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Charles Saerang menggugat PT. Bumi Empon Mustiko ke PN Semarang. Gugatan dilayangkan lantaran PT. Bumi Empon Mustiko menggunakan foto produk minyak takon dengan merek Njonja Meneer dengan foto Lauw Ping Nio.

Kuasa hukum Charles Saerang, Osward Febby Lawalata mengatakan pihaknya sudah pernah menegur dan mensomasi PT. Bumi Empon Mustiko namun tak digubris. Penggunaan foto itu dinilai tak punya izin ahli waris dan ilegal.

"Meskipun sudah diberikan surat teguran atau somasi dari kuasa hukum Dr. Charles Saerang, ternyata PT. Bumi Empon Mustiko tidak menghargainya, tidak menggubrisnya, dan masih terus memproduksi dan memasarkan produk minyak telon merek Nyonya Meneer dengan Foto Lauw Ping Nio tanpa pernah izin atau persetujuan terulis dari seluruh ahli waris Lauw Ping Nio termasuk Dr. Charles Saerang," ucap Lawalata dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5/2020).

Dalam gugatan tersebut, Charles menuntut PT. Bumi Empon Mustiko agar memberikan hak royalti atas menggunakan produk tersebut. Charles meminta royalti sebanyak 40 %.

"Dalam gugatan tersebut Penggugat juga menuntut agar PT. Bumi Empon Mustiko memberikan Hak Ekonomi berupa royalti kepada seluruh ahli waris Lauw Ping Nio sebesar 40 % dari nilai penjualan produk minyak telon dan produk yang menggunakan foto eyang penggugat yaitu Lauw Ping Nio atau yang terkenal dengan Nyonya Meneer," ucapnya.

Selain itu, Charles juga mendorong PN Semarang untuk menghukum PT. Bumi Empon Mustiko agar dihukum karena melakukan perbuatan ilegal. Ia juga meminta ganti rugi kepada PT. Bumi Empon Mustiko.

"Menuntut agar PT. Bumi Empon dihukum membayar ganti rugi kepada Penggugat sebesar Rp. 653.200.000.000," jelasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA