Di Gudang Bulog Ada Beras Berkutu dan Bau

IN
Oleh inilahcom
Kamis 14 Mei 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Karawang - Di temukan cadangan beras bagi dapur umum dalam kondisi bau dan berkutu. Hal ini diketahui saat Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melakukan inspeksi mendadak di gudang beras Bulog Sub Divre Karawang di wilayah Kecamatan Rengasdengklok.

"Kami turun ke lapangan meninjau kondisi beras untuk dapur umum di gudang Bulog, karena banyak masyarakat yang menyampaikan beras itu bau dan banyak kutunya," kata anggota Komisi II DPRD setempat Natala Sumedha, Rabu (13/5/2020).


Dia menyampaikan, sesuai keterangan pihak Bulog, beras tersebut didistribusikan ke sejumlah desa di sekitar Karawang, dalam rangka memenuhi kebutuhan dapur umum di tengah pandemi COVID-19. Kondisi beras bau dan berkutu ini adalah beras cadangan pangan pokok daerah atau cadangan beras Pemkab Karawang.

Selama empat tahun terakhir ini, cadangan beras tersebut menumpuk di gudang Bulog karena tidak pernah digunakan. Beras itu baru digunakan saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memenuhi kebutuhan dapur umum.


"Jadi ada sekitar 80 ton cadangan beras Pemkab Karawang yang disimpan di gudang Bulog, ada juga sekitar 20 ton cadangan beras pemerintah pusat," bebernya.

Natala meminta Bulog mengganti beras yang sudah terlanjur didistribusikan untuk dapur umum di desa-desa, karena kondisinya bau dan berkutu.

"Meskipun beras tidak ada masa kedaluwarsa, tapi yang namanya sudah bau dan banyak kutu tetap saja tidak layak dikonsumsi. Apalagi Bulog tidak bisa menjamin tidak sakit perut kalau makan nasi dari beras itu. Jadi kami meminta beras bau dan berkutu yang sudah telanjur terdistribusi ditarik dan diganti," tandasnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA