Pandemi Covid-19 Waspada Modus Minta Diantar

IN
Oleh inilahcom
Jumat 15 Mei 2020
share
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Gresik- Di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona Rio Rohman Rosyadi (24), pelaku begal motor, punya cara tersendiri untuk mengelabui korban. Warga asal Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik itu berpura-pura minta diantar oleh korban sebelum menjalankan aksi jahatnya.

Saat korban lengah, ditambah jalanan yang sepi, tersangka Rio Rohman Rosyadi dengan leluasa merampas motor.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Panji P.Wijaya menuturkan, dari beberapa laporan kejadian perampasan motor yang sudah masuk ke mejanya. Dirinya, memerintahkan anggotanya menangkap pelaku yang meresahkan warga Kecamatan Manyar.


"Sebelum pelaku tertangkap, terlebih dulu melakukan aksi kejahatannya di Jalan Raya Betoyoguci Manyar, Gresik. Saat itu, berdasarkan hasil penyelidikan ciri-ciri pelaku mengarah ke Rio Rahman Rosyadi. Sewaktu ditangkap berada di dalam warung depan RS Fathma Medika," tuturnya, Kamis (14/05/2020).

Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku telah menjual motor rampasannya, Honda Vario W 4786 KQ kepada Supii (47), warga Desa Boteng, Kecamatan Menganti. Sedangkan handphone Vivo Y91 C warna hitam biru masih tersangka simpan. "Tersangka dan penadah kami bawa ke Mapolres Gresik untuk menyidikan lebih lanjut," ujar Panji.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku hasil merampas motor dijual ke rekannya sebagai penadah dengan harga murah. "Motor yang saya rampas dijual di pasaran dengan harga miring," akunya.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 368 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Sementara untuk tersangka penadah dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun penjara. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA