Antisipasi Warga Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Korlantas Awasi Ketat Warga yang Berpergian

MY
Oleh Muhamad Yusuf Agam
Jumat 15 Mei 2020
share
(Foto : Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono kembali melakukan pengecekan di titik-titik penyekatan atau check point guna mencegah warga untuk mudik sebagaimana kebijakan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

pengecekan check point dilakukan di tol Cikampek KM 31 arah Jawa dan KM 47 arah Jakarta. Dalam pengecekam ini, Kakorlantas didampingi jajaran Korlantas Polri. Hadir pula Direktur Jasa Rahardja, Budi R.

Istiono dalam pengecekan ini ingin memastikan anggota siap untuk mengantisipasi adanya lonjakan arus pemudik jelang lebaran tahun 2020 yang jatuh kurang dari 10 hari lagi.

"Satu, dua hari ini ada peningkatan arus sedikit ya, sekitar sepuluh persen, makanya kami nanti antisipasi dengan penebalan personel (di lapangan)," ujar Kakorlantas Irjen Istiono di Tol Cikampek KM 47, Karawang Barat, Jumat (15/5/2020).

Istiono memastikan penebalan personel di lapangan diberlakukan di seluruh titik check point yang tersebar di Indonesia. Fokus utama penebalan yaitu di tol Jakarta arah Jawa serta tol Merak, Banten menuju ke Sumatera atau Lampung.

"Oleh karena itu, langkah kita akan kita pertebal lagi di sekat check point ini untuk melakukan pengecekan bagi masyarakat yang akan mudik dengan standar yang sesuai," jelasnya.

Di sisi lain, Jenderal bintang dua ini juga memastikan jajarannya akan memeriksa secara ketat setiap kendaraan yang melintas di titik-titik Check point. Hal itu untuk mengantisipasi adanya warga yang membawa surat keterangan bebas Covid-19 palsu yang tengah viral belakangan ini.

Mengingat surat itu dijadikan sebagai alasan warga untuk berpergian mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 tentang pengecualian warga berpergian di tengah pandemi Covid-19.

"Tentu, kita akan melakukan pengecekan ulang ya, persyaratannya sesuai atau tidak. Karena ada banyak komplain RS yang namanya dicatut karena memberikan surat keterangan bebas dari Virus Corona. Pasti kita akan cek ulang," terang dia.

Selain melakukan pemantauan, Istiono bersama Jasa Raharja juga memberikan bantuan kepada para petugas yang bersiaga di pos penyekatan.

Bantuan itu berupa makanan, kemudian alat pelindung diri (APD) lengkap seperti masker hingga sarung tangan. Lalu ada juga hand sanitizer yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau COVID-19.

Hingga hari ke-21 Operasi Ketupat yang digelar, Korlantas Polri sudah memutarbalikan 45 ribu lebih kendaraan yang terindikasi hendak mudik. Istiono menyebut mayoritas pemudik itu menggunakan kendaraan pribadi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA