Penumpang KRL Turun dari 1 Juta ke 200 Ribu

IN
Oleh inilahcom
Jumat 22 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo menuturkan, jumlah penumpang coomuter line atau KRL turun drastis selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pandemi Covid-19. Penurunan penumpang terjadi hingga 80%.

"Pada kondisi normal kereta komuter itu mengangkut sekitar 1 juta sampai 1,1 juta (penumpang). Dalam kondisi sekarang, penumpang kami hanya sekitar 180.000 sampai 200.000," kata Didiek di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020).

Didiek menambahkan, dalam kondisi normal biasanya satu gerbong kereta terisi sekitar 200 penumpang. Namun, di masa PSBB, satu gerbong kereta hanya diperuntukkan bagi 60 hingga 70 penumpang dengan konsep physical distancing.

"Apabila ini melebihi maka petugas kami siap untuk mengatur para penumpang ke kereta yang lainnya," ujar Didiek.

Dalam menjalankan oeprasional KRL pada masa pandemi Covid-19 ini, KRL memberlakukan protokol kesehatan bagi setiap calon penumpang. Diantaranya pengecekan suhu tubuh dan penumpang wajib menggunakan masker.

"Kalau yang bersangkutan suhunya 38 atau di atasnya itu akan kami lakukan penanganan dengan ada ruang isolasi di stasiun," tandas Didiek. [fad]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA