Mal-Pasar Rame, Ini Penjelasan Pemerintah

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 23 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Jelang lebaran di masa pandemi Corona, beberapa pasar dan mal dilaporkan kembali padat pengunjung meski masih ada kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebagian menyebut pasar ramai karena warga berbondong-bondong datang mencari baju lebaran baru.

"Kalau menjelang lebaran pasti ramai, kalau sekarang sih tidak begitu ramai dibanding tahun lalu. Mungkin karena ada wabah. Tapi dibanding beberapa hari sebelumnya sekarang ramai. Yang datang itu beli baju lebaran, kebanyakan buat anak," kata salah satu pedagang di Pasar Manis Ciamis, Cicih, beberapa waktu lalu.

Terkait hal tersebut, juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID 19, Achmad Yurianto, meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan. Ia menyebut tidak ada larangan membeli baju baru untuk lebaran asal bisa dilakukan dengan aman.

"Tradisi untuk menyiapkan kemenangan di Idul Fitri dengan memakai baju yang baru, makanan terbaik yang bisa diberikan adalah sesuatu yang positif. Namun di situasi seperti sekarang ini semestinya itu bisa kita lakukan dengan menyesiati untuk tetap aman," kata Achmad Yurianto dalam video yang disiarkan BNPB pada Jumat (22/5/2020).

"Tidak ada larangan untuk membeli baju yang baru, tidak ada larangan ke pasar. Namun tetap dengan etika sesuai dengan protokol kesehatan. Jaga jarak, menggunakan masker, dan cuci tangan dengan sabun adalah cara yang paling bijak," lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Yuri ini berpesan agar tiap orang bisa melindungi diri sendiri dan keluarganya dengan menerapkan protokol kesehatan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA