Wakil Ketua MPR Ingatkan Lebaran Tanpa Salaman

IN
Oleh inilahcom
Jumat 22 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Rutinitas umat muslim di Indonesia setiap Lebaran, seperti halal bihalal atau bersilaturahmi ke rumah kerabat diungkapkannya kini tidak bisa lagi dilakukan.

"Virus Corona masih menjadi Ancaman bagi kita semua. Karena itu di bulan Syawal ini social distancing akan menjadi cara kita untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri ini," ungkapnya.

"Saya berharap, meskipun physical distancing-social distancing, kita tidak akan kehilangan makna dari Idul Fitri itu sendiri,"lanjutnya.

Lebaran kali ini diungkapkan Ahmad Muzani sebagai lebaran pertama dalam sejarah yang dilakukan tanpa bersalaman.

Walau begitu, Ahmad Muzani menekankan hal terpenting dalam berlebaran, yakni membuka pintu maaf tanpa perlu seseorang terlebih dahulu mengucapkan permohonan maaf.

"Memberi maaf nilainya lebih tinggi daripada kita meminta maaf. Tanpa perlu orang, sahabat, kawan-kawan, saudara-saudara kita memohon maaf-meminta maaf, kita harus memberi maaf kepada mereka," ujarnya

Tidak hanya itu, dirinya mengingatkan kepada seluruh umat muslim untuk dapat menjaga semangat Ramadan. Ibadah, katanya harus tetap dijaga, begitu juga dengan sikap saling berbagi yang diajarkan lewat kewajiban membayar zakat fitrah.

Sikap saling tolong menolong tersebut diyakininya dapat memperkuat solidaritas untuk meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa.

"Kita harus bersedekah, saling berbagi-bahu membahu kepada sesama sebagai bentuk solidaritas dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Karena itu, kita harus tetap menjaga nilai-nilai kefitrian," tandasnya. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA