Wasekjen MUI : Apa kami disuruh pulang ke Beijing?

IN
Oleh inilahcom
Selasa 26 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah mengimbau pemudik yang saat ini berada di daerah agar tidak kembali ke Jakarta. Pasalnya, apabila kembali ke Ibu Kota di tengah pandemi Covid-19 dapat membuat masalah semakin pelik.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), baik ke luar atau masuk Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini sebagai bentuk upaya pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Adapun masa PSBB DKI Jakarta telah diperpanjang hingga tanggal 4 Juni 2020 mendatang.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa aktivitas masyarakat keluar dan masuk wilayah Jakarta pada masa pandemi dilarang dengan pengecualian. Siapapun yang melaksanakan perjalanan keluar-masuk DKI Jakarta wajib memiliki Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) yang dapat diunduh melalui situs corona.jakarta.go.id.

Hal ini kemudian ditanggapi serius oleh Waseksejen Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain. Lewat akun Twitternya @ustadtengkuzul. Berikut kicauan Ustad Tengku

"Apa...? Enak saja...! Rumah di Jakarta. KTP Jakarta. Terus Jangan Pulang ke Jakarta? Apa kami disuruh pulang ke Beijing? Pulau Reklamasi dibangun lagi, lalu masuk Orang Orang dari China, beli rumahnya. Bagaimana? Boleh? "Hari baik bulan baik: Tapi Jubir bicaranya tidak baik," tulis akun Twitternya @ustadtengkuzul, dikutip Senin (25/5/2020).


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA