Polda Kalsel Salurkan 155 Ton Beras dari Kapolri

HC
Oleh Happy CH Karundeng
Kamis 28 Mei 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandjarmasin - Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta mengatakan pihaknya akan menyiapkan beras 155 ton bantuan tahap pertama logistik dari Kapolri Jenderal Idham Azis untuk masyarakat kurang mampu terdampak Covid-19.

Menurutnya, bantuan ini akan disebarkan secara bertahap. Dari Polda menyediakan beras 25 ton, sedangkan masing-masing 13 Polres/Polresta mebagikan beras 10 ton.

"Setiap Polres akan menyerahkan kepada masyarakat yang membutuhkan beras sebanyak 10 ton, ini dilakukan di seluruh Indonesia," katanya, Rabu (27/5/2020).

Menurut Nico, Kapolri memberi uang yang bekerjasama dengan Bulog hingga wujudnya beras untuk disalurkan ke masyarakat di situasi pandemi Covid-19 ini.

"Semua masyarakat penerima sudah di data anggota Polri yang bertugas sebagai Babinkantibmas bekerjasama dengan kepala desa, lurah maupun RT di masing-masing wilayah, disalurkan bersama anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI," terang Nico.

Tahap pertama di Polda Kalsel dibagikan secara langsung (Door to Door) ke rumah warga, sebanyak 600 Kepala keluarga (KK) di lima Kecamatan di Kota Banjarmasin yang sudah terdata menerima bantuan.

"Diseluruh Polres/Polresta sasarannya harus tepat, yakni masyarakat kurang mampu yang belum dapat Bansos (Bantuan Sosial) yang benar mengalami kesulitan," ujar Nico.

Menurut Nico, bantuan dari Kapolri tak hanya pertama ini saja, tapi sampai tiga bulan kedepan.

"Mungkin nantinya dari bapak Kapolri berbentuk uang, yang juga bekerjasama dengan Bulog," paparnya

"Harapan kami bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Polda Kalsel akan berupaya mendistribusikan bantuan ini hingga pandemi Covid-19 berakhir," sambungnya.

Ia berharap, pademi covid-19 ini bisa cepat selesai dan semua diberi kesehatan, dan normal kembali. Untuk menuju arah itu, butuh perjuagan, butuh keseriusan dan butuh mematuhi protokol pademi covid-19, tetap pakai masker, sarung tangan, sering cuci tangan, dan jaga jarak.

"Kita harus terus peduli dan menerapkan protokol kesehatan, serta masyarakat mendengarkan petunjuk yang dikeluarkan Pemerintah untuk menghindari covid-19 agar tidak meluas," pungkasnya. [hpy]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA