Aparat di Tuban Razia Puluhan Pemuda Tanpa Masker

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 30 Mei 2020
share
 

INILAH.COM, Tuban - Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban bersama dengan TNI dan Polisi sudah mulai melakukan penindakan terhadap sejumlah warga yang masih nekat keluar rumah ataupun nongkrong di warung kopi maupun caffe yang masih tidak menggunakan masker.

Dalam razia yang dilakukan dengan sasaran sejumlah warung kopi dan caffe tempat nongkrong petugas berhasil mendapati puluhan pemuda yang rata-rata masih tidak mau menggunakan masker. Mereka kemudian didata dan disita KTPnya maupun Handphonenya ketika yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan KTP saat terjaring razia itu.

Razia dengan sasaran warga yang tidak memakai masker saat keluyuran tersebut dilakukan oleh petugas Satpol PP Tuban dengan sasaran sejumlah jalanan dan juga warung kopi serta caffe yang ada di Kota Tuban. Kegiatan razia itu adalah untuk menegakkan Peraturan Bupati (Perbup) guna mencegah penyebaran Covid-19 di Tuban Bumi Wali.

Sejumlah warga tanpa masker terkena razia petugas Satpol PP Tuban, Sabtu (30/5/2020).

"Tindakan tegas itu dilakukan dalam rangka menegakkan Perbup Nomor 19 Tahun 2020 tentang kewajiban penggunaan masker saat beraktifitas di luar rumahuntuk mencegah penyebaran Covid-19," terang Heri Muharwanto, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tuban, Sabtu (30/5/2020).

Dalam kegiatan razia yang sudah dilaksanakan selama beberapa hari terakhir ini petugas sudah melakukan tindakan tegas itu dilakukan petugas dengan menyita KTP atau Handphone (HP) milik para pengunjung serta para pemilik Warkop dan Caffe yang kedapatan tidak menggunakan masker. Selanjutnya mereka didata yang kemudian diamankan KTPnya.

"Petugas mendata pengunjung serta pemilik warkop dan caffe yang tidak menggunakan masker. Kemudiankita mengamankan barang bukti tanda pengenal (KTP), bagi yang tidak bawa tanda pengenal kita amankan HPnya," lanjut Heri Muharwanto.

Setelah dilakukan pendataan KTP maupun HP para pemuda yang terjaring razia di warung kopi tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas sebagai barang bukti pelanggaran mereka. Selanjutnya mereka diminta untuk mengambil di Kantor Satpol PP dengan membuat Surat Pernyataan tidak mengulanginnya lagi yang harus diketahui oleb Lurah atau Kades sesuai alamat.

"Kita sudah mengamankan barang bukti dari pengunjung maupun pemilik Warkop dan Cafe yang tidak menggunakan masker sebanyak 41 buah HP, 16 KTP, 1 SIM, 3 STNK, 3 serta 1 Kartu BPJS. Untuk pengambilan BB wajib membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi diketahui Lurah atau Kades," tegasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA