Titis Sampurna Bantah Mardigu Pendiri Perusahaan

IH
Oleh Indra Hendriana
Sabtu 30 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Menyikapi berita yang mengaitkan PT Titis Sampurna (Perseroan) dengan Mardigu Wowiek Prasantyo dan sebagai bagian dari prinsip Good Corporate Governance (GCG), ada klarifikasi begini.

Melalui pernyataan ini, pihak PT Ttitis Sampurna buru-buru membantahnya. Bahwa Mardigu WP bukan pendiri dari perseroan. Seperti disampaikan VP Corporate Office PT Titis Sampurna, Annisa DK, nama Mardigu WP memang pernah tercatat sebagai salah satu pemegang saham minoritas di perseroan, sejak Oktober 2007 sampai September 2016. Di mana, seluruh saham tersebut merupakan warisan dari ayah yang bersangkutan selaku pemegang saham minoritas di awal pendirian perusahaan.

"Sejak 2016, keseluruhan saham tersebut telah dialihkan seluruhnya, sehingga Mardigu Wowiek Prasantyo tidak memiliki kepemilikan saham di Perseroan ataupun afiliasinya, kata Annisa DK dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Sepanjang 40 tahun berdirinya Titis Sampurna, lanjutnya, Mardigu WP tidak pernah tercatat dalam manajemen perseroan. Yang bersangkutan tidak pernah menduduki posisi yang dapat menentukan arah kebijakan maupun pengambilan keputusan di perseroan.

Mardigu WP hanya pernah memegang posisi anggota dewan komisaris dan direksi di anak usaha Titis Sampurna pada 2012 yang merupakan diversifikasi pengembangan bidang usaha baru. Namun jabatan Mardigu berakhir pada 2015.

Anisa menjelaskan, terhitung sejak September 2016, nama Mardigu WP bukan pemegang saham maupun pengurus di perseroan, maupun afiliasinya. Selain itu, Mardigu bukan karyawan ataupun masuk dalam manajemen perseroan dan afiliasinya. "Dengan demikian perseroan berikut afiliasinya tidak memiliki keterikatan apapun dengan Mardigu Wowiek Prasantyo, dan seluruh tindakan yang bersangkutan adalah murni tanggung jawab pribadi dari Mardigu Wowiek Prasantyo," ujar Annisa.

Mengingatkan saja, PT Titis Sampurna merupakan perusahaan layanan jasa di bidang energi. Tepatnya berbisnis jasa pemeliharaan dan pengoperasian fasilitas kilang minyak dan gas (migas) yang sudah berdiri selama 40 tahun di Indonesia. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA