Berawal Dari Pesan Kopi Berujung di Penjara

IN
Oleh inilahcom
Minggu 31 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Surabaya - Ryan Hidayat (23), pura-pura sebagai pembeli kopi, dia menggasak ponsel pintar sang penjual.

Berawal dari Ryan yang juga warga Gebang Lor gang Lengkong 23F Surabaya ini memesan kopi di warkop. Korban yang sekaligus penjual ini pun membuatkan secangkir kopi seperti pesanan pelaku. Saat itu Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 00.30 WIB, kondisi warkop sepi dan korban sibuk membuat minuman panas tersebut.

"Saat korban lengah, Ryan kemudian mengambil handpone dan langsung bergegas pergi. Tersangka ini awalnya pura-pura beli kopi, kemudian melihat handphone korban dan seketika langsung diambil," kata Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin.


Tak lama kemudian korban sadar handponenya hilang. Korban bersama kakaknya mengejar pelaku. Usai berjalan tak jauh dari lokasi warkop, korban bertemu di sekitar jalan Kertajaya. Meski sudah kepergok dan ditanya akan keberadaan ponsel, pelaku masih tak mau mengakuinya.

"Pelaku masih belum mau mengaku. Dan saat diperiksa ada sebuah ponsel pintar di saku pelaku. Lalu oleh korban diminta buka sandi handpone jika itu benar-benar milik tersangka, tapi tidak bisa. Setelah korban membuka sandi handpone itu bisa, karena takut tersangka malah langsung teriak maling. Jadi korbannya yang malah diteriaki maling oleh tersangka," tambah Subiyantana.

Seketika mendengar teriakan maling, anggota opsnal Polsek Sukolilo yang ada di sekitar lokasi menuju TKP. Keduanya pun dimintai keterangan, hingga ditemukan fakta bahwa Ryan lah yang merupakan pencurinya. "Pelaku, korban dan barang bukti kita bawa ke Polsek untuk dilidik lebih lanjut," pungkasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA