Lebaran, Positif Covid-19 di Mojokerto Bertambah

IN
Oleh inilahcom
Senin 01 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Mojokerto - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto kembali merilis jumlah pasien positif Covid-19 per tanggal 31 Mei 2020.

Pasca lebaran, jumlah pasien terpapar virus corona di Kabupaten Mojokerto bertambah lima orang sehingga total pasien positif Covid-19 berjumlah 37 orang.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto mengatakan, ada tambahan lima orang pasien diketahui setelah hasil uji swabnya terkonfirmasi positif Covid-19 keluar pada hari, Minggu ini. "Iyq ada tambahan 5 orang pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto hari ini," ungkapnya, Minggu (31/5/2020).

Jumlah tersebut diketahui dari hasil swab yang keluar tanggal 31 Mei 2020, hari ini. Sebanyak lima pasien tersebut berasal dari Kecamatan Jetis, Kecamatan Bangsal, Kecamatan Puri, Kecamatan Mojoanyar dan Kecamatan Ngoro. Untuk pasien warga Jetis berjenis kelamin laki-laki, usia 40 tahun dengan inisial S.

"Pasien positif 33 ini terkonfirmasi positif Covid-19 dengan riwayat menunggui anaknya yang merupakan pasien positif Covid-19 saat dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari. Yakni pasien positif 18, laki-laki, inisial G dengan usia 4,5 tahun," katanya.

Pasien dari Kecamatan Bangsal, yakni seorang perempuan berinisial SF usia 58 tahun. Pasien positif 34 ini sebelumya sudah tercatat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan gejala mual, muntah dan batuk. Pasien masuk salah satu Rumah Sakit (RS) swasta di Kota Mojokerto pada tanggal 23 Mei 2020 lalu.

"Hasil uji swab pertama keluar pada tanggal 24 Mei 2020 lalu, hasilnya negatif. Pasien positif 34 ini kemudian menjalani swab kedua pada tanggal 28 Mei 2020, hasilnya adalah positif. Saat ini, pasien tersebut menjalani perawatan di RS swasta di Kota Mojokerto, RS awal pasien masuk," jelasnya.

Pasien dari Kecamatan Puri, yakni seorang laki-laki berinisial BR dengan usia 62 tahun. Pasien positif 35 ini juga masuk ke RS yang sama dengan pasien positif 34. Pasien masuk RS tanggal 23 Mei 2020 lalu dengan gejala thypoid dan sesak nafas sehingga masuk sebagai PDP Kabupaten Mojokerto.

"Hasil swab yang diambil pada tanggal 24 Mei 2020 lalu, juga baru keluar hari ini dengan hasil positif Covid-19. Namun pasien positif 35 meninggal sebelum hasil tes swab keluar. Untuk pasien positif 36 yakni seorang laki-laki berinisial M, usia 56 tahun asal Kecamatan Mojoanyar," ujarnya.

Pasien positif 36 masuk salah satu RS swasta di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada tanggal 25 Mei 2020 lalu. Pasien M tercatat sebagai PDP dengan gejala pneumonia (paru-paru basah). Sample uji swab pasien diambil pada tanggal 26 Mei 2020 dan hasilnya positif Covid-19 yang baru keluar hari ini.

"Pasien positif terakhir, yakni seorang laki-laki berinisial AH berusia 39 tahun asal Kecamatan Ngoro. Pasien positif 37 juga tercatat sebagai PDP setelah masuk RSUD Prof Dr Soekandar pada 15 Mei 2020 lalu dengan gejala batuk dan TB paru. Sample uji swab diambil pada 23 Mei, baru keluar hari ini, hasilnya positif," tuturnya.

Pasien positif 37 sudah pulang dari rumah sakit rujukan di Kabupaten Mojokerto tersebut pada tanggal 29 Mei 2020 sebelum hasil swab keluar. Masih kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto ini, pasien positif 37 menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Data Sebaran Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto per 31 Mei 2020, jumlah total pasien positif terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 37 orang. Dengan rincian, 33 pasien masih menjalani perawatan, dua pasien telah dinyatakan sembuh dan dua pasien telah meninggal dunia. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA