Demokrat : Pendukung Jokowi jangan marah

IN
Oleh inilahcom
Senin 01 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik, mengaku heran dengan Mantan anggota TNI Ruslan Buton ditangkap karena sebelumnya meminta Presiden Joko Widodo mengundurkan diri.

Ruslan Buton sendiri sudah resmi ditahan penyidik Bareskrim Mabes Polri atas dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian, menghina penguasa, atau menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran.

Sebelumnya Ruslan Buton meminta Presiden Joko Widodo. mengundurkan diri. Ia menilai Jokowi gagal menyelamatkan warga di tengah pandemi virus corona.

"Cuma minta Jokowi mundur kok dipidana. Cuma bicara, sendiri, tak ada gerakan massa," tulis akun Twitter @RachlanNashidik, dikutip Senin (1/6/2020).

Rachland mengklaim, era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), banyak aksi demonstrasi meminta SBY diturunkan namun SBY tetap memegang tampuk kepemimpinannya hingga masa jabatan selesai.

"Sedang kalian dulu demo berjilid jilid, dari 2007 hingga 2011, minta SBY diturunkan. Tak ada dari kalian dipidana. SBY pun tak bisa kalian jatuhkan. Ini cuma sendirian minta Jokowi mundur," tulis dia.

Rachland pun meminta para pendukung Jokowi agar tak marah apabila demokrasi saat ini disebut berganti represi.

"Para pendukung Jokowi jangan marah atau tersinggung bila kehidupan demokrasi kita saat ini disebut berganti represi. Tak ada yang partisan dalam gugatan itu. Demokrasi adalah kepentingan kita semua warga negara. Apapun partai politiknya dan siapapun Presidennya yang berkuasa," tulis dia.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA