PKI Hanya Pepesan Kosong dan Isu Recehan

IN
Oleh inilahcom
Selasa 02 Juni 2020
share
Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98), Willya Prakarsa

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98), Willya Prakarsa menyayangkan masih ada pihak yang terus menghembuskan isu Partai Komunis Indonesia (PKI).

Padahal, dalam Tap No. XXV/MPRS/1966, PKI tak hanya dibubarkan namun juga dinyatakan sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia. Larangan diberlakukan terhadap setiap kegiatan untuk menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme.

"Apa tidak bosan bahas isu PKI, antara yg pro dan kontra ?," kata Willy, Selasa (2/6/2020).

Willy menduga ada pihak yang sengaja mengaungkan isu PKI untuk kepentingan lain. Mengingat tak ada lagi organisasi tersebut. Menurut Willy, saat ini, Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19 atau virus corona. Seharusnya semua bersatu padu mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai virus mematikan tersebut.

"Bikin isu kayak gitu cuman berakhir jadi pepesan kosong. sayang air ludah. cari isu yang memiliki nilai edukasi bukan recehan," pungkasnya.

Diketahui, dalam beberapa waktu terakhir ramai sebagain orang intens menyoroti soal isu PKI. Pembahasan organisasi yang sudah ditetapkan terlarang di Indonesia justru ramai dibahas pada bulan Mei.

Padahal biasanya meningkat saat adanya peringatan gerakan pengkhianatan PKI di akhir bulan September 1965 atau diketahui dengan sebutan G30S/PKI.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA