Mendagri Gelar Lomba Inovasi Kehidupan New Normal

IN
Oleh inilahcom
Selasa 02 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menggelar lomba inovasi daerah berupa pembuatan video menyongsong kehidupan normal baru di tengah pandemi Covid-19.

Lomba tersebut mengusung tema penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19. Video yang dilombakan memuat simulasi inovasi kehidupan normal baru di tujuh sektor, yaitu pasar tradisional, pasar modern seperti mal supermarket dan mini market, transportasi umum, restoran, hotel, tempat wisata, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Mendagri, Tito Karnavian telah menjelaskan, pemerintah daerah berperan penting dalam menata kehidupan normal baru yang produktif dan aman di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah daerah harus bangkit dengan memahami tatanan baru tersebut.

"Untuk itu, perlu satu narasi diberikan kepada mereka mengapa perlu penyiapan dan sosialisasi sebelum ada kebijakan, sehingga masyarakat memahami yang dimaksud tatanan baru itu seperti apa," ujarnya.

Menurut dia, egiatan ini untuk mencari model simulasi protokol kesehatan terbaik, ihwal kehidupan normal baru di tengah Covid-19. Karenanya, kepala daerah diimbau mengoordinasikan seluruh jajarannya untuk menyiapkan video simulasi inovasi di tujuh sektor yang dilombakan.

Sementara itu Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, Agus Fatoni menjelaskan, untuk dapat dilakukan penilaian, video terlebih dulu diunggah ke sistem indeks inovasi daerah Kemendagri, paling lambat 8 Juni 2020.

"Penilaian lomba ini akan mengacu pada beberapa kriteria, di antaranya kesesuaian protokol Covid-19 yang diterapkan, kekuatan ide, dapat direplikasi, dan kerja sama dengan pihak lain. Adapun tim penilai lomba berasal dari Kemendagri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19," katanya.

Pemenang lomba akan diumumkan secara resmi pada 15 Juni 2020 di website Kemendagri dan website BPP Kemendagri. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA