Corona di Jakarta Mulai Tekendali Sekolah Dibuka ?

WN
Oleh Willi Nafie
Kamis 04 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan kasus Corona di Ibu Kota sudah mulai terkendali. Mengingat sesuai skor faktor epidimiologi 75, kesehatan publik 70 dan fasilitas kesehatan 100.

Meski demikian harus tetap mewaspadai potensi lonjakan kasus. Sehingga belum diijinkan sejumlah fasilitas umum untuk kembali dibuka, termasuk sekolah.

"Kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak dimulai dahulu sampai kondisi aman, tahun ajaran baru itu menurut kalender akademik 13 Juli. Tahun ajaran tidak sama dengan masuk sekolah, nanti siklus ajaran kegiatan belajar baik di rumah atau sekolah akan kita atur," kata Anies, Kamis (4/6/2020).


Sebelumnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota DKI Jakarta kembali diperpanjang. Ini dilakukan untuk memutus matarantai Covid-19 atau virus corana.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau agar warga ibu kota yang beraktivitas di luar rumah selalu menggunakan masker. Mengingat, bagi yang kedapatan tak menggunakan masker dikenakan sanksi Rp250.000.

Kemudian aktivitas meski disesuaikan dengan kapasitas maksimal 50%. Yakni, ruangan berkapasitas 100 orang, hanya boleh digunakan 50 orang. Masyarakat harus tetap menjaga jarak aman 1 meter, cuci tangan. Adapun hal-hal tersebut mulai berlaku Jumat 5 Juni 2020.

Rumah ibadah yakni masjid, gereja, vihara, pura dan kelenteng pun sudah bisa kembali dibuka. Tepatnya bersamaan dengan PSBB masa transisi Jumat (5/6/2020 besok.

Meski kembali dibuka meski tetap mengikuti protokol kesehatan. Rumah ibadah hanya bisa melakukan kegiatan rutin dengan maksimal mengumpulkan 50% dari total kapasitas yang menampung di rumah ibadah tersebut.

Lalu rumah ibadah meski disemprot disinfektan, baik sebelum kegiatan keagamaan maupun setelahnya. Di samping itu rumah ibadah masih dilarang melakukan kegiatan keagamaan yang bukan rutinitas.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA