Jelang New Normal

Mal Central Park Susun Protokol untuk Para Tenant

IN
Oleh inilahcom
Kamis 04 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Penyebaran virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas sontak membawa dampak buruk bagi perkembangan sektor bisnis di Indonesia. Banyak bisnis yang terpaksa gulung tikar karena tak bisa bertahan di tengah hantaman pandemi ini.

Salah satu sektor bisnis yang sangat terdampak Covid-19 adalah bisnis mal, penyebabnya adalah karena bisnis mal membutuhkan kerumunan massa. Namun, dengan adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kini mal praktis tutup dan hanya membuka gerai supermarket, apotik, serta tenant F&B khusus pembelian online dan take away.

Namun, belum lama ini pemerintah berencana akan melakukan relaksasi kebijakan PSBB ke situasi New Normal. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif ke ekonomi yang tentunya secara perlahan akan berpengaruh pada sektor bisnis mal.

Menanggapi hal itu, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) sebagai emiten properti yang mengelola beberapa mal papan atas di Indonesia menyambut baik rencana pemerintah tersebut. Corporate Secretary APLN, F Justini Omas mengatakan, relaksasi PSBB serta new normal akan membawa sentimen positif dan memungkinkan kinerja operasional mal berangsur pulih seperti sedia kala.

"Kebijakan ini akan menjadi katalis positif. Selama PSBB orang-orang lebih memilih untuk berdiam diri dan mengurangi aktifitas di luar rumah. Dengan pelonggaran PSBB serta penerapan new normal, perlahan-lahan orang-orang akan memulai kembali aktifitasnya secara normal," ujar Justini.

Justini menambahkan, tentunya pelaksanaan kebijakan ini juga harus diiiringi dengan penerapan beberapa protokol baru yang lebih mengutamakan kesehatan dan kebersihan bersama akibat dampak dari Covid-19.

"Kami akan dengan sangat matang dan berhati-hati mempersiapkan kondisi baru yang akan kita hadapi kedepannya. Kami juga akan mengikuti semua prosedur serta protokol yang dianjurkan oleh pemerintah," kata Justini.

Sementara, Assistant GM Marcomm Central Park, Silviyanti Dwi Aryati mengatakan, saat ini, mal Central Park tengah menyusun protokol kesehatan guna menghadapi kondisi new normal yang digagas pemerintah dalan rangka mempercepat pemulihan ekonomi.

Menurut Silviyanti, protokol ini yang akan menjadi acuan bagi para tenant. Semisal, menyediakan hand sanitizer, alat pengukur suhu tubuh, pengaturan jarak fisik di lift, eskalator, antrean hingga wajib menggunakan masker. "Kami juga akan meningkatkan kebersihan di dalam mal dengan melakukan penyemprotan disinfektan, pembersihan dan pengecekan rutin oleh pihak housekeeping di fasilitas umum," kata Silviyanti.

Silviyanti mengatakan, pihak mal Central Park juga akan terus memperbarui semua protokol dan kebijakan mal, apabila kedepannya ada anjuran atau peraturan tambahan dari pemerintah.

Menurutnya, persiapan tersebut dilakukan dalam rangka perencanaan pembukaan mal dalam waktu dekat ini. "Iya betul kami sedang melakukan perencanaan dan persiapan untuk pembukaan mal kembali," pungkasnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA