Eks Menag Soal Polemik Injil Bahasa Minang

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 06 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Aplikasi Alkitab berbahasa Minang dari Play Store, terus menjadi perbincangan publik.

Bahkan, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno melayangkan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate yang isinya meminta menghapus Aplikasi Alkitab berbahasa Minang dari Play Store.

Sementara itu, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ikut menanggapi polemik Aplikasi Alkitab berbahasa Minang tersebut.

"Menerjemahkan kitab suci ke dalam bahasa daerah itu tak hanya boleh, bahkan amat disarankan, agar semakin banyak warga daerah yang memahami isi kitab suci agamanya," tulis Lukman di akun Twitternya, Jumat (5/6/2020).

Menurut Lukman, justru semakin kitab suci dipahami, semakin tersebar nilai kebajikan di sekitar kita.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengirim surat ke Menkominfo Johnny G Plate pada Kamis (28/5/2020) lalu untuk meminta pihak Kemenkominfo menghapus aplikasi Kitab Suci Injil Minangkabau dari Play Store Google.

Dalam surat yang beredar, ada dua alasan Gubernur Sumbar meminta aplikasi Injil berbahasa Minang tersebut dihapus. Alasan pertama, masyarakat Minangkabau disebut sangat keberatan dan resah dengan aplikasi itu.

Kedua, Irwan Prayitno bahwa aplikasi tersebut sangat bertolak belakang dengan adat dan budaya masyarakat Minangkabau yang memiliki falsafah 'Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah'.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA